Newbie Trail Runner

trail ceria

Akhir-akhir ini fenomena trail running atau lari lintas alam semakin digemari selain road running yang sudah cukup menjadi life style di negeri ini. Tapi ada yang perlu diperhatikan bahwa trail running tidak sama dengan road running (yaeyalah namanya aja udah beda trail >< road).

Dalam hal berlari di alam bebas terutama di gunung segala hal bisa terjadi, sebagai pemula terkadang saya lupa akan hal tersebut dan kebanyakan pelari yang baru menggeluti trail running juga lupa akan hal tersebut. Hanya memikirkan senang-senangnya saja, tanpa mempersiapkan dan mempertimbangkan resiko yang akan dihadapinya seperti cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu, hipotermia, mountain sickness, nyasar, waktu tempuh yang ternyata bisa seharian, cidera karena tidak biasa dengan kondisi jalur yang kadang licin, berbatu, becek, berakar, dll.

trail ceria 2

Trail running memang menyuguhkan pengalaman tersendiri bagi si pelari seperti pemandangan yang kece abis buat bernarsis ria yang biasa dijadikan bahan update status sosmed, udara yang rata-rata masih bersih, tidak kenal macet, dan kenikmatan lainnya yang jarang didapatkan jika kita malakukan aktifitas road running yang terbiasa gedung-gedung pencakar langit, polusi kendaraan, macet, dan lain sebagainya. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing tentunya.

Sebagai pelari yang bijak, seyogyanya kita dituntut untuk respek terhadap jalur apapun yang akan kita lalui, baik itu 5K, 10K, HM, FM, Ultra di road maupun trail. Dengan respek tersebut kita dapat mempersiapkan diri terhadap apa yang akan kita hadapi.

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *