Gunung Gede – The Beginning

gede15

Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda. Ya, camping ceria di Gunung Gede merupakan pengalaman pertama waktu itu, berawal dari obrolan ringan dari bro rudrudi, geng nanjak kala itu bersama afrialdi.

Weekend, 30 juni – 1 juli, tujuan awal hanya jalan-jalan berbagi waktu dengan alam, mengusir kepenatan pikiran. Mencoba pengalaman baru dalam dunia jalan-jalan, bergabung dalam grup low budget traveling (baca: backpacker) dalam naungan website backpackerindonesia.com. Karena saat itu doyan jalan-jalan tapi kalau keseringan jadinya memakan korban anggaran bulanan, jalur backpacker merupakan pilihan yang cocok :p

gede16

Sebagai newbie, merupakan suatu keharusan berguru pada ahlinya. Bro rudi punya kenalan adi setiadi biasa dipanggil ase, doi cukup berpengalaman di pergunungan. Passion ase terhadap traveling khususnya dunia pergunungan membuatnya keluar dari pekerjaannya sebagai karyawan dan membuat usaha jasa travel guide & tour dengan nama wisatagunung.com yang berkembang cukup lumayan hingga sekarang, sungguh contoh yang belum bisa saya tiru 😀

Kembali lagi ke gunung gede, berbagai perlengkapan dan peralatan lenongpun wajib dipenuhi dikarenakan kita akan berkeliaran di tempat dimana resiko jauh lebih besar dibandingkan jalan-jalan di tengah ibu kota, dari cuaca, hipotermia, tersesat, kelaparan, dll. Pelajaran yang perlu diingat: Jangan pernah menyepelekan suatu apapun, karena kau akan menyesal nantinya jika terlalu menyepelekan, respek!

Berkumpul di terminal kampung rambutan, terminal yang hampir tiap weekend pasti terlihat berbagai macam wujud keril/carrier backpack, tas segede gaban yang biasa menemani pendaki dalam perjalanan berisikan bermacam-macam perlengkapan yang diperlukan. Saling sapa kenal satu sama lain wajah baru yang akan menjadi teman senasib sepenanggungan di gunung. Setelah semua rombongan terkumpul, berangkatlah kita menuju gunung putri, cipanas.

gede2

Ada tiga jalur pendakian resmi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yaitu: Cibodas, Gunung Putri, dan Salabintana. Gunung Putri merupakan jalur tercepat menuju surya kencana, meski cukup menanjak. Rute pendakian kita saat itu via gunung putri – surya kencana – summit gunung gede.  Dini hari sampai di homestay rumah warga digunung putri untuk istirahat sejenak, kira-kira jam 6 sabtu pagi kita start pendakian. Berawal dari laporan ke basecamp gunung putri, lanjut dengan menyusuri area ladang penduduk desa, mulai menanjak memasuki rimbun pepohonan, anak tangga disambung jalan setapak seakan tak berujung. Pos 1, 2, 3 pun dilalui dengan susah payah, khas jalur gunung putri yang cukup steep bagi pemula macam saya.

ya kali gan bawa gas 3 kilo :))

Penyesalan kadang terbesit, untuk apa capek-capek bawa beban segede gaban ke gunung? Seiring perjalanan, kamupun akan segera mengerti. Bagaikan proses hidup menuju puncak tidaklah mudah, penuh dengan aral rintangan, beban yang berat. Namun dibalik kesusahan proses, hasilnya tentu akan memuaskan saat summit disambut hangat sang mentari.

gede17

gede6

gede7

Akhirnya sampai kita di surya kencana timur, padang bunga abadi edelweiss nan luas sejauh mata memandang, kamipun menyusuri lembah surya kencana bak landasan pesawat terbang yang panjang menuju sisi barat dimana terdapat sumber air. Lantas tendapun didirikan menunggu gelapnya sang malam. Seruput kopi paling nikmatpun kurasakan saat di gunung.

Lanjutt….

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *